TRAINING ONLINE THE 7 HABITS OF PROFESSIONAL AT WORK

Posted on: Juli 30, 2022 Posted by: admin diorama Comments: 0

TRAINING ONLINE THE 7 HABITS OF PROFESSIONAL AT WORK

TRAINING ONLINE THE 7 HABITS OF PROFESSIONAL AT WORK

training

DESKRIPSI TRAINING WEBINAR 7 KEBIASAAN PROFESIONAL DI TEMPAT KERJA :

TUJUH (7) KEBIASAAN MANUSIA YANG SANGAT EFEKTIF

Kebiasaan 1 : Jadilah Proaktif

Bersikap proaktif adalah lebih dari sekedar mengambil inisiatif.

Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri

(di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa mendatang), dan

membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai

ketimbang pada suasana hati atau keadaan. Orang-orang proaktif adalah

pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk

tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain. Mereka

lakukan ini dengan mengembangkan serta menggunakan keempat karunia

manusia yang unik – kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi, dan

kehendak bebas – dan dengan menggunakan Pendekatan Dari Dalam Ke Luar

untuk menciptakan perubahan. Mereka bertekad menjadi daya pendorong

kreatif dalam hidup mereka sendiri, yang adalah keputusan paling

mendasar yang bisa diambil setiap orang.

Kebiasaan 2 : Merujuk pada Tujuan Akhir

Segalanya diciptakan dua kali – pertama secara mental, kedua secara

fisik. Individu, keluarga, tim, dan organisasi, membentuk masa

depannya masing-masing dengan terlebih dulu menciptakan visi serta

tujuan setiap proyek secara mental. Mereka bukan menjalani

kehidupannya hari demi hari tanpa tujuan-tujuan yang jelas dalam benak

mereka. Secara mental mereka identifikasikan prinsip-prinsip,

nilai-nilai, hubungan-hubungan, dan tujuan-tujuan yang paling penting

bagi mereka sendiri dan membuat komitmen terhadap diri sendiri untuk

melaksanakannya. Suatu pernyataan misi adalah bentuk tertinggi dari

penciptaan secara mental, yang dapat disusun oleh seorang individu,

keluarga, atau organisasi. Pernyataaan misi ini adalah keputusan

utama, karena melandasi keputusan-keputusan lainnya. Menciptakan

budaya kesamaan misi, visi, dan nilai-nilai, adalah inti dari

kepemimpinan.

Kebiasaan 3 : Dahulukan yang Utama

Mendahulukan yang utama adalah penciptaan kedua secara fisik.

Mendahulukan yang utama artinya mengorganisasikan dan melaksanakan,

apa-apa yang telah diciptakan secara mental (tujuan Anda, visi Anda,

nilai-nilai Anda, dan prioritas-prioritas Anda). Hal-hal sekunder

tidak didahulukan. Hal-hal utama tidak dikebelakangkan. Individu dan

organisasi memfokuskan perhatiannya pada apa yang paling penting,

entah mendesak entah tidak. Intinya adalah memastikan diutamakannya

hal yang utama.

Kebiasaan 4 : Berpikir Menang/Menang

Berpikir menang/menang adalah cara berpikir yang berusaha mencapai

keuntungan bersama, dan didasarkan pada sikap saling menghormati dalam

semua interaksi. Berpikir menang/menang adalah didasarkan pada

kelimpahan – “kue” yang selamanya cukup, peluang, kekayaan, dan

sumber-sumber daya yang berlimpah – ketimbang pada kelangkaan serta

persaingan. Berpikir menang/menang artinya tidak berpikir egois

(menang/kalah) atau berpikir seperti martir (kalah/menang). Dalam

kehidupan bekerja maupun keluarga, para anggotanya berpikir secara

saling tergantung – dengan istilah “kita”, bukannya “aku”. Berpikir

menang/menang mendorong penyelesaian konflik dan membantu

masing-masing individu untuk mencari solusi-solusi yang sama-sama

menguntungkan. Berpikir menang/menang artinya berbagi informasi,

kekuasaan, pengakuan, dan imbalan.

Kebiasaan 5 : Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu, Baru Dipahami

Kalau kita mendengarkan dengan seksama, untuk memahami orang lain,

ketimbang untuk menanggapinya, kita memulai komunikasi sejati dan

membangun hubungan. Kalau orang lain merasa dipahami, mereka merasa

ditegaskan dan dihargai, mau membuka diri, sehingga peluang untuk

berbicara secara terbuka serta dipahami terjadi lebih alami dan mudah.

Berusaha memahami ini menuntut kemurahan; berusaha dipahami menuntut

keberanian. Keefektifan terletak dalam keseimbangan di antara

keduanya.

Kebiasaan 6 : Wujudkan Sinergi

Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku,

bukan caramu, melainkan cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara

kita masing-masing. Memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam

mengatasi masalah, memanfaatkan peluang. Tim-tim serta

keluarga-keluarga yang sinergis memanfaatkan kekuatan masing-masing

individu sehingga secara keseluruhannya lebih besar seperti ini

mengenyampingkan sikap saling merugikan (1 + 1 = 1/2). Mereka tidak

puas dengan kompromi (1 + 1 = 1 ½), atau sekedar kerjasama (1 + 1 =

2). Melainkan, mereka kejar kerjasama yang kreatif (1 + 1 = 3 atau

lebih).

Kebiasaan 7 : Mengasah Gergaji

Mengasah gergaji adalah soal memperbaharui diri terus-menerus dalam

keempat bidang kehidupan dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan

rohaniah. Kebiasaan inilah yang meningkatkan kapasitas kita utnuk

menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif lainnya. Bagi sebuah

organisasi, Kebiasaan 7 menggalakkan visi, pembaharuan, perbaikan

terus-menerus, kewaspadaan terhadap kelelahan atau kemerosotan moral,

dan memposisikan organisasinya di jalan pertumbuhan yang baru. Bagi

sebuah keluarga, Kebiasaan 7 meningkatkan keefektifan lewat

kegiatan-kegiatan pribadi maupun keluarga secara berkala, seperti

membentuk tradisi-tradisi yang merangsang semangat pembaharuan

keluarga.

Rekening Bank Emosional

Rekening Bank Emosional mencerminkan tingkat kepercayaan dalam suatu

hubungan. Seperti rekening keuangan di Bank, kita memasukkan simpanan

ke atau melakukan penarikan dari rekening ini. Perbuatan-perbuatan

seperti berusaha untuk memahami terlebih dulu, sikap murah hati,

menepati janji, dan bersikap setia walaupun orang yang bersangkutan

tidak hadir, meningkatkan saldo kepercayaan. Tidak murah hati,

melanggar janji, dan bergosip tentang seseorang yang tidak hadir,

mengurangi atau bahkan menghapuskan kepercayaan dalam suatu hubungan.

Paradigma

Paradigma adalah cara masing-masing orang memandang dunia, yang belum

tentu cocok dengan kenyataan. Paradigma adalah petanya, bukan

wilayahnya. Paradigam adalah lensa kita, lewat mana kita lihat

segalanya, yang terbentuk oleh cara kita dibesarkan, pengalaman, serta

pilihan-pilihan kita selama ini.

Menimbang cukup kompleknya materi pelatihan The 7 Habits of Professional At Work ini bagi peserta, dibutuhkan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta tidak menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

TUJUAN TRAINING MERUJUK PADA TUJUAN AKHIR UNTUK PRAKERJA :

* Memahami, mengenali potensi diri dan bisa fokus pada kehidupan dan

prinsip hidup untuk menerapkan gagasan batin dan perilaku,

sehingga menghasilkan integritas pribadi sekaligus menjadi bagian

dari masyarakat baik itu di perusahaan maupun di lingkungannya

* Dengan mengikuti pelatihan The 7 Habits of Professional At Work Peserta dapat berbagi pengetahuan / sharing knowledge mengenai The 7 Habits of Professional At Work dengan peserta dari perusahaan lain yang bergerak di bidang The 7 Habits of Professional At Work.

MATERI pelatihan 7 Kebiasaan Profesional di Tempat Kerja online Zoom :

Potensi yang Dikembangkan:

Habit 1. Jadilah Proaktif

* Fokus pada apa yang dapat dipengaruhi.

* Bertangungjawab dan memiliki akuntabilitas.

Habit 2. Mulai dengan Tujuan Akhir

* Menyelaraskan prioritas terhadap sasaran

* Fokus pada hasil yang diinginkan.

Habit 3. Dahulukan yang Utama

* Fokus pada pencapaian yang luar biasa, bukan sekadar baik.

* Menggunakan manajemen waktu yang efektif.

Habit 4. Berpikir Menang-Menang

* Memanfaatkan bantuan pihak lain untuk mencapai hasil yang lebih

baik.

* Memandang proyek dari sudut pandangan orang lain.

Habit 5. Berusaha Mengerti Dahulu, Baru Dimengerti

* Mempelajari dan menerapkan Mendengarkan Secara Empatik.

* Belajar cara memberikan umpan balik yang produktif.

Habit 6. Wujudkan Sinergi

* Mencari dan menghargai perbedaan.

* Bersinergi untuk mendapatkan alternatif baru yang lebih baik.

Habit 7. Asahlah Gergaji

* Mencapai keseimbangan hidup.

* Membuat rencana penigkatakan kualitas profesi

* Studi Kasus / Praktek pemecahan masalah The 7 Habits of Professional At Work.

METODE pelatihan Merujuk pada Tujuan Akhir online Zoom :

Metode Training The 7 Habits of Professional At Work dapat menggunakan fasilitas training zoom atau training online, dan bisa juga training offline atau training tatap muka.

INSTRUKTUR pelatihan Dahulukan yang Utama online Zoom :

Instruktur yang mengajar pelatihan The 7 Habits of Professional At Work ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang The 7 Habits of Professional At Work baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

PESERTA :

Level Supervisor, Manager dari seluruh departemen serta semua peserta

yang menginginkan perbaikan dalam hidup dan kehidupannya.

Peserta yang dapat mengikuti training The 7 Habits of Professional At Work ini adalah staff sdm atau karyawan yang ingin mendalami bidang The 7 Habits of Professional At Work.

Karena kompleksnya pelatihan ini, maka dibutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif melalui sebuah training. Dan menjadi sebuah kebutuhan akan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

Jadwal Training Update di Tahun 2023

Training Bulan Januari : 10-11 Januari 2023
Training Bulan Februari : 7-8 Februari 2023
Training Bulan Maret : 7-8 Maret 2023
Training Bulan April : 18-19 April 2023
Training Bulan Mei : 16-17 Mei 2023
Training Bulan Juni : 6-7 Juni 2023
Training Bulan Juli : 11-12 Juli 2023
Training Bulan Agustus : 22-23 Agustus 2023
Training Bulan September : 12-13 September 2023
Training Bulan Oktober : 10-11 Oktober 2023
Training Bulan November : 7-8 November 2023
Training Bulan Desember : 5-6 Desember 2023

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

LOKASI PELATIHAN  :

· Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro (7.250.000 IDR / participant)

· Jakarta, Hotel Amaris Tendean (7.750.000 IDR / participant)

· Bandung, Hotel Golden Flower (7.750.000 IDR / participant)

· Bali, Hotel Ibis Kuta (8.500.000 IDR / participant)

· Lombok, Hotel Jayakarta (8.750.000 IDR / participant)

INVESTASI TRAINING

Investasi Pelatihan tahun 2022 ini :

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan di Diorama untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

· FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)

· FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .

· Module / Handout

· FREE Flashdisk

· Sertifikat

· FREE Bag or bagpackers (Tas Training)

· Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)

· 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner

· FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Tanyakan pada kami ?

Kami di sini untuk membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Marketing

Faisal

Online

Marketing

Diana

Online

Marketing

Eca

Online

Faisal

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00

Diana

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00

Eca

hai, ada yang bisa kmi bantu untuk mu ? 00.00